Musa Manurung
Romantisme itu... Perih yang kau sayat berulang ulang, berulang ulang.
Minggu, 14 Agustus 2011
kosong
padang hatimu
tinggal gurun pasir tanpa bunyi
tanpa hujan tanpa angin
aku hentikan gemuruh
untuk menyentuhmu
walau
terpaksa kudiamkan
luka jemari
karena
arah angin masih saja
meniupkan
nada nada sunyi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Posting Lebih Baru
Posting Lama
Beranda
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar