langit menangiskan gemuruh
ke dasar laut hatiku
terus bergelombang
hanyutkan segala rindu airmata
sementara mentari masih
menguapkan kristal kristal doa
adalah engkau meraba
sejuta kata
yang terbang menuju kalbu
tak tahu siapa lagi
yang harus dipercaya
apakah bening bola matamu
atau
sejuta mulut diluar sana
Tidak ada komentar:
Posting Komentar